Apple Didenda Rp27 Miliar karena Jual iPhone Tanpa Charger

Posted on

 Entah sengaja atau tidak, namun Apple tampaknya alpa melengkapi paket penjualannya dengan charger. Alhasil, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini pun dijatuhi denda sebesar USD1,92 juta, atau setara dengan Rp27,7 miliar.

konsumen Procon-SP karena mencabut adaptor listrik dari seri iPhone 12 dan produksi anyar dari iPhone sebelumnya.

Sampai pertengahan Maret ini, Procon-SP tetap meminta Perusahaan untuk menuruti permintaannya sebelum akhirnya menjatuhkan denda.

“Apple perlu memahami bahwa di Brasil terdapat undang-undang dan institusi perlindungan konsumen yang solid. Mereka perlu menghormati hukum dan institusi ini,” kata Fernando Capez, Direktur Eksekutif Procon-SP.

baca juga : Realme C2 Terjual 4 Ribu Unit dalam Waktu Singkat

Pembeli lini iPhone 12 hanya akan mendapatkan satu buah kabel konverter Lightning to USB-C dan satu unit ponsel saja dalam dus. Dengan demikian, pengguna pun mesti membeli kepala charger secara terpisah.

Denda di atas juga termasuk atas klaim Apple yang menyebut aman dari cipratan air.

Namun mereka menolak melakukan pelayanan service atas kerusakan yang terjadi akibat air selama masa garansi, padahal Apple selalu gembar gembor perangkat mereka lebih tahan lama.

Apple

Denda tersebut relatif kecil dan tidak akan merusak keuangan Apple. Namun, Apple mungkin tidak punya banyak pilihan selain menawarkan konsesi jika ingin tetap menjual iPhone di Brasil.

baca juga : The photo features of the new iPod video

Kendati demikian, Procon-SP agaknya tidak puas dengan alasan Perusahaan ini, dan memilih menjatuhkan denda.

Perusahaan lain juga tunduk pada tekanan. Samsung membuat kesepakatan dengan Procon-SP untuk menggabungkan pengisi daya “hadiah” dengan pre-order Galaxy S21.

Apakah itu cuma alasan demi keuntungan semata, dengan menjual iPhone tanpa charger? Yang pasti, kena denda Rp 27 Miliar nih Guys!

Perusahaan lain juga tunduk pada tekanan. Samsung membuat kesepakatan dengan Procon-SP untuk menggabungkan pengisi daya “hadiah” dengan pre-order Galaxy S21.

Brasil adalah salah satu pasar telepon yang lebih besar di dunia, dan perusahaan yang melanggar peraturan negara tersebut berisiko kehilangan banyak penjualan jika mereka tidak berhati-hati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *